Hari ke 2 setelah kami bangun segera kami siap2 ke nami island dan sekitar nya.
Berbekal catatan dan info2 dari google dan blog2 rekan2 pecinta jalan2 sebelumnya, kami berencana untuk menghabiskan hari ini ke area wisata di sekitar nami island.
Kali ini kami memilih moda transportasi dengan kereta metro dari Seoul ke Nami, bagaimana cara nya...simak baik2 ya.. gampang banget kok, peta metro nya sangat sederhana dan jalur nya juga jelas jadi ga akan kesasar
Lokasi kami menginap ada tepat di stasiun jongno 3(sam) ga .. di lokasi ini ada pertemuan 3 jalur kereta, untuk ke nami setelah kami baca info nya kami harus menuju ke stasiun Gapyeong
*Bisa di lihat di peta metro yang sudah saya post sebelumnya ya
Menuju Gapyeong dari Jongno 3(sam) ga, memakai Blue line(1) sampai ke stasiun Hoegi, kemudian baru pindah ke jalur Green Line (G) pastikan yg ke arah chuncheon dan menuju stasiun Gapyeong.
Perjalanan ini total sekitar 1.5jam dari seoul.
Kami berangkat sekitar pukul 7 pagi lewat dari apartemen dan tidak sempat sarapan, anak2 sempat membeli kimbap di minimarket di bawah apartemen kami yang segala rasanya enak semua (semua minimart di korea jual kimbap segitiga ini yg rasanya enak banget dan murah ya )
Setelah sampai di stasiun gapyeong, sekitar hampir pukul 8.30an kami segera menuju ke tourist center yang berupa rumah kayu kecil persis di depan stasiun, dsana kami membeli tiket terusan bus hop on hop off untuk sekitar wilayah nami. (Di jadwal bus terbaru kok mulai nya jam 9 pagi sekarang ga ad yang jam 8 lagi)
Tiket bus ini mencakup wisata dari ujung nami melalui petite france hingga ke paling ujung Garden of morning calm. Harga tiket bus wisata ini 6000won per orang, jangan sampai ilang ya saudara2.. cukup ditunjukkan aja setiap kali kita akan naik bis ini dari lokasi mana aja di jalur wisata ini ga usah bayar lagi.
Untung banget, pas keluar dr beli tiket pas ada bus shuttle nya udh menunggu dengan manis di halte, kami segera naik dan berangkat menuju ke tujuan pertama kami Nami island.
Setelah sekitar 10 menit perjalanan, kami tiba di parkiran yang luas banget yang ternyata merupakan semacam pelabuhan kecil menuju ke nami island.
Saya sempat membaca beberapa informasi kalo mau masuk ke nami nya bisa dengan 2 cara, yang murah dengan beli tiket masuk via kapal ferry nya... dan 1 lagi yang mahal lewat zip line dan duduk di gantung di luncurin melintasi entah ga tau itu sungai apa danau atau perairan apaan itu dan mendarat di nami island nya.
Tiket masuk ke nami sendiri ga begitu mahal sejujur nya saya lupa karena catetan saya udh ilang udh 2 tahun bok.. tapi seingat saya sekitar 7000 - 8000 won...dibawah 100rb rupiah deh waktu itu, sementara klo pake zipline sekitar 250 - 350rb won.. beda jauh banget pokok nya.
*Perlu di inget ya kunjungi web
https://www.visitkorea.com.my/discount-coupon/
Sebelum jalan d cek dan print yang perlu.. ada banyaaak banget diskon an dari tiket masuk wisata sampe beli kosmetik...jadi bener2 berguna ya
Nah seperti yang sudah di duga sebelumnya berhubung kami takut ketinggian dan terutama karena pelit, kami memilih naik ferry aja masuk ke nami 😆
Sesampai nya mendarat di nami, bersama dengan rombongan pelancong yang lain, segera kami explore foto2 ke segala penjuru yang cantik banget. Walopun lagi ga musim banyak bunga, tapi danau yang penuh bunga teratai cantik, pohon2 hijau yang adem, padang rumput dan beberapa pepohonan maple merah memanjakan mata dan membuat suamiku tercinta cukup capek jadi tukang poto hahaha. Sewaktu membeli tiket kami juga mengambil peta lokasi pulau yang sangat membantu buat panduan jalan kami di sana.
Catatan untuk perokok jangan kawatir, di tengah nami island ini ada smoking area ya sodara2.. jadi pak bos bisa merokok dengan senang disana.
Setelah berjalan2 dan poto2 kami mulai lapar, ditengah taman nami ada sekumpulan rumah kayu lucu yang isinya jualan makanan gitu, kami sempat keliling untuk melihat makanan apa yang djual.
Dan kami memilih sebuah restoran italia, dan pilihan yg TEPAT... kami memesan pizza yang ukuran nya jumbo dan fetucine carbonara yang sangaaaaat enak, carbonara terenak yang pernah saya makan, bahkan sampai sekarang juga ga pernah makan lagi yang se enak itu. Walopun harganya cukup mahal per porsi fetucine nya sekitar 120rb rupiah, tapi rasanya mantap abis.
Sayang seribu sayang ya.. waktu sepupu saya ke nami bulan lalu (2019) sementara saya perginya ini udah 2016, resto italy nya udah ga ada.. 😣😥
Sesudah maksi...sementara pak bos merokok lagi...kami kembali jalan2 dan membeli beberapa souvenir.
Sekitar pukul 11.30 kami berjalan keluar nami, jika di lihat dari peta nami kami hanya menjelajahi 1/3 pulau saja lho, jadi mungkin kalau mau jelajahi semua nya perlu seharian kali. 2.5jam lebih aja sudah capek banget.
Jangan lupa kalau mau keluar dan pindah lokasi lihat jadwal bus dulu ya teman2 supaya ga nganggur nunggu bus.
Setelah kami nyebrang balik dengan ferry ke lapangan yang kaya parkiran itu, kami baru nyadar kalo bus nya masi harus nunggu sekitar 30 atau 40 menit, jadi kami mampir untuk ngupi2 dan numpang ke toilet di salah satu kafe di situ sebelum.akhir nya jalan kaki ke pemberhentian bus.
Tujuan kami berikut nya adalah Petite France, cuma 1 stop dari nami, ga begitu jauh.
Ternyata petitefrance memang petite 😜 jadi cukup kecil cuma seputeran dikit dan poto2 sebentar aja.. tiket nya pun cukup murah, dengan voucher yang sudah kami print sebelumnya kami mendapatkan discount sehingga harganya hanya sekitar 25-30rb rupiah saja.
Karena waktu keluar dari situ bus nya belum datang, kami menunggu sambil nyamil di sebrang petite ..
Dan selanjutnya... perjalanan menuju ke garden of morning calm panjang banget, sesuai di peta yang sudah kami lihat.. posisinya ada di paling ujung dari jalur bus. Jalanan berliku liku dan lama.. sehingga anak2 tertidur sepanjang jalan.
Tapi saran saya berusahalah untuk stay awake dan nikmati pemandangan cantik sepanjang perjalanan. Sungai cantik dengan bangunan lucu2, kafe2, hotel2 .. andai tidak naik kendaraan umum pasti bisa mampir dan foto2 cantik disitu.
Tapi seperti kita tau kendaraan umum di korsel ga kaya kendaraan umum di sini.. ada lokasi2 berhenti tertentu dengan jam2 tepat. Andai angkotnya kaya di sini .. bisa berhenti sepanjang jalan sesukanya tinggal ketok atep .. hahaha
... oke...
so.. akhirnya setelah sekitar 1.5jam kemudian.. tibalah kami di garden of morning calm ..
Ketika kami kesana .. spring baru selesai dan masuk ke summer .. sebetulnya bunga2 nya hampir tidak ada.. tapi saya tetap saja terpesona karena pemandangannya yang rapi bersih dan asri banget.
Menurut saya ini jurusan wajib kalau mau jalan2 ke korsel ya.. saya sempat melihat foto2 orang lain yang datang di season yang berbeda dan semua nya cantik2 kok.
Karena luasnya lokasi taman ini.. jangan lupa ya selalu untuk mengingat waktu dan jadwal bus untuk kembali ke Seoul.Saat kami datang hari itu jadwal tutup taman adalah jam 18.00, saya rasa mungkin ada perbedaan jadwal buka tiap season.. jadi perlu di cek juga sebelum berangkat ya man teman.Kami kembali ke seoul melalui Cheongpyeong station dengan MRT.
Sesuai rencana dan karena masih terang kami melanjutkan perjalanan hari ini ke Apgujeong Rodeo ..
Jangan lupa untuk download aplikasi subway seoul di appstore dan ikutin aja jalur2 nya karena mudah membantu banget.
Seperti ini penampakan Apgujeong Rodeo ya manteman.. cukup lucu untuk foto2.
Anak2 sempat mencari2 dan ga ketemu lokasi SMtown nya..kami akhiri explore hari ini di sini karena besoknya kami harus terbang ke Jeju ... yeii...
Karena matahari baru mulai tenggelam pukul 20.30 an .. kami baru sempat makan malam di atas pukul 21.00 dan mesti cepet2 pulang untuk packing etc 🙄.
Okay see you tomorrow...
No comments:
Post a Comment