Saturday, September 29, 2012

Genesis/Kejadian 1-3 (The Message versi me)


Versi me tentang Kisah penciptaan ini ternyata berisi mengenai tugas dasar manusia.. jadi buat yang masih bingung sebenernya punya tugas ato kerjaan apa di dunia ini.. coba di baca ya..
Ternyata kita itu beda lho dari semua ciptaan yang lain.. kita sungguh special.. dan semua ada buktinya..
Tuhan sungguh mengasihi kita sejak awal .. semua ada di sini...


Genesis 1 (The Message)
1 Pertama gini : Tuhan menciptakan surga dan dunia (neraka?!) – semua yang bisa kamu liat dan yang ngga bisa kamu liat. 2 Dunia/bumi waktu itu ngga ada apa2nya. Roh Allah brooded (To sit on or hatch (eggs)./ To protect (young) by or as if by covering with the wings/ hang over, as of something threatening, dark, or menacing) – mengerami/melindungi/menaungi di atas perairan – watery abyss (a very deep or unfathomable gorge or chasm/ anything that appears to be endless or immeasurably deep, such as time, despair, or shame/ hell or the infernal regions conceived of as a bottomless pit) yang sangat dalam tak berdasar. 3 Tuhan berkata ; Terang – dan muncullah terang. 4 Tuhan melihat terang itu baik dan memisahkan terang dari gelap. 5 Tuhan menamai terang itu siang (The period of light between dawn and nightfall; the interval from sunrise to sunset) dan gelap itu malam (The period between sunset and sunrise, especially the hours of darkness). Saat itu malam (the latter part of the day, esp from late afternoon until nightfall), saat itu pagi – Hari pertama. 6 Tuhan berkata : Langit! (The expanse of air over any given point on the earth; the upper atmosphere as seen from the earth's surface) di tengah2 air ; pisahkan air dari air! 7 Tuhan menciptakan langit. Ia memisahkan air di bawah langit dari air di atas langit. Dan begitulah : 8. Ia menamakan langit itu surga ; saat itu malam, saat itu pagi – Hari kedua. 9 Tuhan berkata : Terpisahlah! Air di bawah (In a lower place; below) surga, berkumpul di satu tempat; daratan, muncullah! Dan begitulah. 10 Tuhan menamai daratan itu bumi. Dia menamai air yang berkumpul itu lautan. Tuhan melihat itu baik. 11 Tuhan berkata: Bumi, hijaulah! Tumbuhkanlah semua macam tumbuhan berbiji (plant that reproduces by means of seeds not spores), semua varietas (jenis)nya, dan pohon buah-buahan dalam segala macamnya. Tuhan lihat itu baik. 13 Saat itu malam, saat itu pagi – Hari ketiga. 14 Tuhan berkata: Terang! Keluarlah! Bersinarlah di langit surga! Pisahkanlah siang dan malam. Tandailah musim2 dan hari2 dan tahun2. 15. Terang di langit surga memberi terang pada bumi. Dan begitulah. 16 Tuhan membuat 2 terang besar, yang besar untuk menguasai (To assume control or command) siang, dan yang lebih kecil untuk menguasai malam; dan Ia menciptakan bintang2. 17 Tuhan meletakan mereka di langit yang suci (divine; holy) untuk menerangi dunia/bumi 18 dan untuk mengawasi (to watch over and direct; supervise) siang dan malam, untuk memisahkan terang dan gelap. Tuhan melihat itu baik. 19 Saat itu malam, saat itu pagi – Hari keempat. 20 Tuhan berkata: “ Swarm (A large number of insects or other small organisms, especially when in motion, To move or gather in large numbers, An aggregation of persons or animals, especially when in turmoil or moving in mass) Lautan, dengan ikan dan semua makhluk laut! Burung2, terbanglah di langit di atas bumi.” 21 Tuhan menciptakan ikan paus yang besar, semua kumpulan kehidupan di air, dan masing2 jenis species dari burung2 yang terbang. Tuhan melihat itu baik. 22 Tuhan memberkati mereka : “prosper (to thrive, succeed beruntunglah)! Berkembangbiaklah! Penuhi lautan! Burung2, berkembangbiaklah di bumi.” 23 Saat itu malam, saat itu pagi – Hari kelima. 24 Tuhan berkata : Bumi, munculkanlah(To bring into being; give rise to) kehidupan! Tiap jenis dan macamnya: ternak dan binatang melata dan binatang2 buas – semua jenis.” Dan begtulah: 25 segala jenis binatang2 buas, semua jenis ternak, semua macam reptile dan serangga. Tuhan lihat itu baik. (Untuk tumbuhan ternak dan cakrawala dll Tuhan menciptakan dengan langsung – boom thats it langsung terjadi – dan jadi) 26 Tuhan berkata: “Mari kita menciptakan manusia sesuai gambaran(A reproduction of the form of a person or object, especially a sculptured likeness, To mirror or reflect) Kita, buat mereka reflecting our nature/memantulkan-menunjukkan kebiasaan Kita, (pada penciptaan manusia ada rancangan Tuhan dan rencanaNya) jadi mereka bisa bertanggung jawab pada ikan2 di lautan, burung2 diudara, ternak dan ya, bumi itu sendiri, dan setiap binatang yang bergerak di permukaan bumi.” 27 Tuhan menciptakan manusia; Ia menciptakan mereka seperti Tuhan, merefleksikan kebiasaan Tuhan. Tuhan menciptakan manusia laki-laki dan perempuan. (Manusia tidak sekedar boom jadi dan sudahlah.. tapi ada juga action dan do something dari manusia itu sendiri – tugas yang harus dijalankan – dari awalnya sudah ada tugas untuk manusia)  28 Tuhan memberkati mereka : “beruntunglah! Berkembangbiaklah! Penuhilah bumi! Berkuasalah(To assume control or command) (dalam kata lain takluk-kanlah – tundukkanlah dahulu baru..next-> ) ! Bertanggung jawablah (be responsible – seperti pemimpin yang bertanggung jawab dalam mengusahakan kesejahteraan dan juga menguasai mengatur dan mengontrol ) untuk ikan2 di laut, burung2 di udara, untuk setiap mahkluk hidup yang bergerak di permukaan bumi.” 29 Lalu Tuhan berkata “ Aku telah memberimu setiap macam tumbuhan berbiji di bumi dan semua jenis pohon berbuah, untuk makananmu. 30 Untuk semua binatang2 dan semua burung2, semua yang bergerak dan bernapas, aku berikan apa saja yang tumbuh di tanah sebagai makanannya.” Dan begitulah. 31 Tuhan memandang semua yang telah Ia buat; sungguh baik, sangat baik! Saat itu malam, saat itu pagi – Hari Keenam.
Genesis 2 (The Message)
1 Surga dan dunia sudah selesai, sampai detail yang terakhir. 2 Sampai hari ketujuh Tuhan sudah menyelesaikan pekerjaanNya. Pada hari ketujuh Dia beristirahat dari semua pekerjaanNya. 3 Tuhan memberkati hari ketujuh. Ia membuatnya menjadi hari yang kudus sebab pada hari itu Ia beristirahat dari pekerjaannya, semua karya Tuhan sudah selesai. 4 Inilah cerita saat semuanya dimulai, dari penciptaan surga dan dunia(langit dan bumi). 5 Pada saat Tuhan menciptakan bumi dan langit, sebelum ada rumput2 atau semak2 muncul dari tanah – Tuhan belum mengirimkan hujan ke bumi, sebelum disana ada seorangpun yang mengerjakan tanah itu. (berkat ada ketika manusia mengusahakannya – sebelumnya hanya ada rumput dan semak2 – ketika ada yanng berusaha maka Tuhan menurunkan berkatNya) 6 seluruh bumi sebelumnya tenggelam oleh air tanah (A small stream of water flowing naturally from the earth/ A source, origin, or beginning) 7 Tuhan membentuk manusia dari tanah (Earth or soil) dan meniupkan kedalam hidungnya nafas kehidupan. Manusia menjadi hidup – jiwa yang hidup! 8 Lalu Tuhan menanam tanaman di taman Eden, di timur. Ia meletakkan manusia yang baru saja diciptakanNya di dalamnya. 9 Tuhan membuat semua macam pohon tumbuh dari tanah, pohon2 yang indah dilihat dan baik untuk dimakan. Pohon kehidupan ada di tengah taman, juga Pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 10 Sebuah sungai mengalir keluar dari Eden untuk mengairi taman itu dan dari situ terbagi menjadi 4 sungai. 11 Yang pertama dinamai Pishon; mengalir melalui Havilah, dimana emas ada disitu. 12 Emas dari daratan itu baik. Daerah itu juga dikenal oleh damar yang harum (sweet scented resin) dan batu onyx. 13 Sungai kedua dinamai Gihon, mengalir melalui daratan Cush(kush). 14 Sungai ketiga dinamai Hiddekel(tigris) dan mengaliri timur Assyria(asyur). Sungai yang keempat adalah Euphrates(efrat). 15 Tuhan mengambil manusia dan ‘memprogram’nya pada taman Eden untuk memperkerjakan tanah dan mengaturnya. 16 Tuhan memerintahkan pada manusia “ kamu boleh makan dari semua pohon dalam taman ini 17 kecuali dari Pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Jangan makan dari pohon itu. Saat kamu makan dari pohon itu, kamu mati.” 18 Tuhan berkata, “ tidak baik jika manusia ini sendirian; Aku buatkan ia satu penolong, satu pasangan hidup.” 19 Lalu Tuhan membentuk dari tanah semua binatang2 di padang dan semua burung2 di udara. Dia membawa mereka pada manusia itu untuk melihat apa yang akan di namakan oleh manusia itu. (Tuhan memberi kehendak bebas pada manusia, dengan memberi privilige manusia menamai hewan) Apapun yang disebutkan manusia itu pada masing2 makhluk hidup, itulah namanya. 20 Manusia menamai ternak, burung2 diudara, binatang2 buas; tapi ia tidak menemukan pasangan yang cocok. (Tuhan juga memberi manusia kebebasan dalam menemukan pendamping hidupnya dari semua ciptaanNya – tetapi dari semua ciptaan yang sudah ada tidak ada yang sepadan dan cocok dengan manusia itu) 21 Tuhan membuatnya tidur pulas. Ketika ia tidur, Tuhan mengambil 1 dari iganya dan menggantikannya dengan daging. 22 Tuhan lalu menggunakan iga itu yang telah diambilNya dari manusia untuk membuat wanita dan presented (memamerkan, mempersembahkan) wanita itu padanya. 23 Manusia itu berkata “Akhirnya! Tulang dari tulangku, daging dari dagingku! Namakan dia wanita(woman) karena dia diciptakan dari pria(man). 24 Itulah sebabnya laki2 meninggalkan ayah dan ibunya dan embrace(bersatu/memeluk) istrinya. Mereka menjadi 1 daging. 25 Keduanya, laki2 itu dan istrinya dulunya telanjang, tapi mereka tidak merasa malu.
Genesis 3 (The Message)
1 Ular itu pintar, lebih pintar dari semua binatang liar ciptaan Tuhan lainnya. Ia berkata pada wanita itu: “Aku tau kenapa Tuhan bilang sama kamu supaya ngga makan dari semua pohon di taman ini?” (ular menjebak dengan mengatakan semua pohon) 2 Wanita itu berkata pada ular itu, “Ngga semua. Kami boleh makan dari pohon2 di taman ini. 3 hanya saja tentang pohon yang ada di tengah taman itu Tuhan bilang, ‘jangan makan dari situ, bahkan jangan dipegang nanti kamu bisa mati.” (bawaan sifat manusia adalah enggak tau dan sok tau.. dia tidak jelas dengan larangan pohon kehidupan tapi menjawab dengan asal saja – ini awal dari mudahnya manusia tergoda oleh dosa) 4 Ular itu memberitahu wanita itu. “kamu ngga akan mati. 5 Tuhan tahu saat kamu makan dari pohon itu kamu akan melihat apa yang sesungguhnya terjadi. Kamu akan menjadi sama seperti Tuhan, tahu segalanya, membedakan (the difference between the highest and the lowest values in a set) semuanya yang baik dan yang jahat.” 6 Ketika wanita itu melihat  bahwa pohon itu sepertinya enak dimakan dan menyadari apa yang mungkin ia dapatkan dari situ,- dia mengetahui segalanya! (sifat rakus, ingin lebih dan tak mau kalah) – ia mengambil dan makan buah itu dan memberikan sebagian pada suaminya dan ia juga makan. 7 Seketika itu keduanya melihat apa yang sebenarnya terjadi – dan melihat mereka sendiri telanjang! Mereka menjahit/menyemat daun2 pohon ara (fig leaves) sebagai pengganti pakaian untuk mereka. 8 Ketika mereka mendengar suara (A leisurely walk) Tuhan yang berjalan2 sore/malam di taman, manusia itu dan istrinya bersembunyi di pepohonan dalam taman, bersembunyi dari Tuhan. 9 Tuhan memanggil manusia itu: “Dimana kamu?” 10 Jawabnya, “ aku dengar kamu di dalam taman dan aku takut karena aku telanjang. Dan aku bersembunyi.” 11 Tuhan berkata; “Siapa bilang kamu telanjang? Apa kamu makan dari pohon yang udah Kukasi tau ngga boleh kamu makan itu?” 12 Kata laki2 itu “Wanita yang kamu kasi aku sebagai pasangan ini, dia yang memberiku buah dari pohon itu, dan ya aku memakannya.” 13 Tuhan berkata pada wanita itu, “Apa yang sudah kamu lakukan?” “Ular itu menggoda aku” katanya, “dan aku makan” (Ketika jatuh dalam dosa manusia cenderung tidak mau mengakui kesalahan dan melempar kesalahan pada orang lain) 14 Tuhan berkata pada ular itu: “Karena kamu yang melakukan ini, kamu terkutuk, terkutuk diantara semua ternak dan binatang liar, terkutuk untuk merayap dengan perutmu dan makan tanah(dirt – INGAT! manusia terbuat juga dari tanah) seumur hidupmu. 15 Aku menyatakan perang antara kamu dan wanita itu, antara keturunanmu dan keturunannya. Dia(pria) akan melukai kepalamu, dan kamu akan melukai tumitnya.” 16 Tuhan berkata pada wanita itu: “ Aku akan menggandakan kesakitanmu saat melahirkan; kamu akan melahirkan bayi2mu dalam kesakitan. Kamu akan ingin menyenangkan suamimu, tapi ia akan menjadi tuan atas kamu.” 17 Tuhan berkata pada laki2 itu: “karena kamu mendengarkan istrimu dan makan dari pohon yang sudah ku perintahkan untuk tidak kamu makan, “jangan makan dari pohon itu” Tanah ini terkutuk karena kamu; mendapatkan makanan dari tanah akan sesakit melahirkan bayi2 bagi istrimu; kamu akan bekerja dalam kesakitan sepanjang hidupmu. 18 anah akan menumbuhkan semak duri dan benalu(A plant considered undesirable, unattractive, or troublesome, especially one growing where it is not wanted), kamu akan mendapatkan makananmu dengan susah payah, menanam dan membajak(To prepare (land) for the raising of crops, as by plowing and harrowing; cultivate) dan memanen, 19 berkeringat di ladang2 dari terbit matahari(The time each morning at which daylight first begins) sampai tengah malam(The darker stage of twilight, especially in the evening), sampai kamu kembali pada tanah itu sendiri, mati dan dikuburkan; kamu memulainya dari tanah dan kamu akan berakhir menjadi tanah.” (bisa dibayangkan kemarahan dan ke-sebelan- Allah saat itu yang tak terkira sampai bisa mengutuki seperti ini) 20 Manusia itu yang dikenal sebagai Adam menamai istrinya Eve (hawa) karena ia adalah ibu dari semua kehidupan. 21 Tuhan membuat pakaian dari kulit untuk Adam dan istrinya dan memakaikannya(mendandani) pada mereka. (Walaupun jengkel banget sama manusia, tapi Tuhan tidak membuangnya begitu saja dan tetap memperlakukannya dengan baik) 22 Tuhan berkata,  manusia telah menjadi sama seperti kita, mampu mengetahui segalanya, membedakan yang baik dan jahat. Bagaimana seandainya sekarang ia mengambil dari pohon kehidupan dan memakannya, dan hidup selamanya? Never – ngga bisa, ini ga bisa terjadi! 23 Lalu Tuhan mengeluarkan( To force to leave; deprive of membership)  mereka dari taman Eden dan mengirim mereka untuk mengerjakan tanah, tanah yang sama dari mana mereka telah diciptakan. 24 Ia melempar mereka keluar dari taman dan menempatkan angel-cherubim (malaikat bersayap - A winged celestial being - The second of the nine orders of angels in medieval angelology) dan sebuah pedang api yang berputar menghadapinya (east of it To, toward, of, facing, or in the east ) menjaga jalan menuju pohon kehidupan.

No comments:

Post a Comment