“Ayah Bunda”
Bunda,Kau selalu ada di hatiku
Siang malam takkan kulupa wajahmu
Tiap malam kau hadir di mimpiku
Bunda,
Kaulah rembulan penerang jiwaku
Menuntunku ke jalan yang benar
Membimbingku ke jalan yang tenang
Ayah,
Kau selalu ada di hatiku
Siang malam kurenungkan pengorbananmu
Banting tulang tanpa kenal lelah dan capai
Ayah,
Kau penerang jalanku
Ku tak akan tersesat bila ku bersamamu
Kar’na engkau ku tahu kemana ku harus menuju
Oh Ayah, Oh Bunda
Pengorbananmu terlalu besar untuk dilupakanRasa terimakasihku tak bisa kupendam
Terimakasih Ayah, Terimakasih Bunda
Namamu kan terukir di hatiku
(by: Sabina feshia wijaya)
No comments:
Post a Comment